Charlie vokalis setia band yg dulu ST12 adalah seorang yang pernah diusir dari kosnya di dago bandung karena tak sanggup membayar uang kos...
Tukul walaupun berwajah “tak tampan” tapi sangat laku keras, mandra, budi handuk, juga sama...
Omas apakah cantik?...
Om Mario Teguh juga prihatin melihat rambutnya rontok hari demi hari...
Pak Andrie Wongso pun tak pernah menamatkan sekolahnya...
Ustad Yusuf Mansur pernah merasakan dipenjara dua kali...
Jamil Azzaini masa kecilnya dipenuhi dengan cacian dan hinaan karena hidup miskin di tengah hutan...
Einstein dihina oleh gurunya karena tidak memahami pelajaran yang mudah dan dikeluarkan dari sekolahnya...
Bill Gates, Mark Zuckerberg, Steve Jobs, Soichiro Honda pun sama-sama mengalami Drop Out dari tempat kuliahnya...
Opick, Ustad Jefri Al Buchory pun juga mengalami kehidupan kelam di masa lalunya...
Nick Vujicic merupakan inspirator top dunia walaupun tak punya tangan dan kaki yang sempurna...
Sahabat,,,
Kalaupun kita merasakan kegagalan2 kecil di hidup qta, dan merasa bahwa qta tak sanggup untuk menghadapi kegagalan itu, ingatlah orang-orang sukses tersebut, ataupun ingatlah teman2 kita yang mungkin mengalami hal yang lebih buruk dari kita. Kalaupun memang menurut qta, kitalah oprang yang paling buruk nasibnya apakah qta lupa bahwa qta punya Allah yang memilihkan jalan hidup terbaik kepada kita.
Ibarat ketika kita masih kecil belum bisa naik sepeda pancal tapi sudah minta dibelikan sepeda motor kepada orang tua. Apakah orang tua kita akan membelikannya walaupun mereka punya uang???, begitu pula dengan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Aq terinspirasi dari tulisan Kang Lozz yang berjudul Saya Mahasiswa Universitas Dunia Maya, klo mau melihat edisi lengkapnya langsung aja meluncur ke TKP. Tentang bagaimana semangat seorang yang mungkin mustahil di mata orang lain, bagaimana orang yang tak punya komputer tapi menginginkan untuk menjadi ahli di dunia maya internet. Perjalanan waktu tenyata membuat Kang Lozz mengetahui bahwa itulah jalan terbaiknya dan menggapai apa yang diimpikannnya, walaupun jalannya tidak sesuai dengan apa yang direncanakannya.
Cerita awalannya adalah...
“...rasanya baru beberapa bulan kemarin orang tua saya mendapat surat panggilan sekolah karena anaknya telah berulah. Sekarang justru tiba-tiba seolah ada sebuah keajaiban ketika saya memeriksa satu persatu nama yang ada kertas pengumuman itu. Yah, tanpa pernah diduga sebelumnya nama saya ternyata ada di urutan nomer dua paling atas dari ratusan siswa yang tercantum di dalamnya.
Menduduki posisi tiga besar itu berarti saya berhak memperoleh "jatah" spesial dari sekolah. Sebuah jatah semacam "surat sakti" yang diberikan sekolah untuk merekomendasikan murid-muridnya yang berprestasi apabila meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. IPB Bogor! itulah peluang yang saat itu coba ditawarkan kepada saya.
Sebuah peluang yang seketika itu juga saya muntahkan, karena saya sangat tahu dan paham dengan kondisi ekonomi keluarga saya kala itu. Ada sedikit kecewa yang saya rasakan. Sempat pula saya berangan jika saja diri ini terlahir dari keluarga super mapan pastilah peluang itu akan menjadi sebuah kenyataan. Tapi akhirnya saya pun sadar dan nrimo jika takdir hidup saya bukanlah menjadi seorang anak kuliahan.”
kemudian...
Lihat langsung ke tempatnya kang lozz ya sob, perkenalkan, saya mahasiswa universitas dunia maya, walo panjang tapi dijamin bisa menginspirasi qta semua sob.
“Kalau memang nasi sudah menjadi bubur, tinggal tambahkan telur, ayam, cakue, seledri biar jadi bubur ayam spesial, karena tak ada gunanya kita menangisi bubur yang sampai kapanpun tak akan pernah bisa menjadi nasi kembali”
Satu lagu buat yang mungkin sedang dalam kesedihan atau kegagalan dari bondan prakoso and fade2black
sumber:
infotainment tipi
youtube
4shared
wikipedia indonesia
dan inspirasi tulisan from komandan warung blogger kang lozz
.

