Archive for Februari 2012

Google Kodok

Ada yang aneh nih sob dengan google hari ini, nih dia sucriinshotnya :

doodle kodok

dah lama juga ya g bersih-bersih nih blog, saatnya posting lagi nih buat nerusin 24 ilmu milyadernya, so lets we go Smile

Posted in , , , , | 15 Comments

Selalu Open Mind atau Terbuka

Selalu open mind atau selalu terbuka, bukannya menjadi “Mr. Ya Tapi...”, “Mrs. Ya Tapi...” atau “Miss Ya Tapi..”

Ketika di awal-awal karier saya dan sampai akhir ini pun saya masih punya hobi yaitu mentraktir orang-orang yang jauh lebih sukses dari saya.

Dan ketika saya mentraktir mereka, saya selalu tanya satu pertanyaan ini, “Kapan Bapak mulai dari miskin menjadi kaya atau dari kaya menjadi sangat kaya? Kapan situasi atau waktunya Bapak/Ibu berubah dari yang biasa-biasa menjadi kaya sekali? Percepatannya pada waktu itu berada di mana?”

Dan sering kali mereka memberikan ide-ide yang begitu luar biasanya: “Oh ya, pada waktu itu, saya membebaskan tanah dan akhirnya secara dahsyat saya menjadi sangat kaya.”

Nah kembali lagi pada saat saya menceritakan ide-ide ini yang sudah saya praktekkan ini, dan pada waktu orang lain mendengar seringkali orang tadi ngomong “Ya Tapi... Ya Tapi..”

Contohnya: Ketika Robert Kiyosaki datang ke Indonesia dan dia menceritakan “Bagaimana kita bisa membeli property hanya dengan uang muka atau tanpa uang muka, cicilannya dibayar oleh penyewanya masih surplus tiap bulannya.” Banyak orang ngomong: Ya tapi itu kan hanya bisa di Amerika, kalo di Indonesia kan tidak bisa”, “Ya tapi kan di Indonesia bunganya 16% kalo kita utang, kalo disewakan hanya 5% mana bisa...?” . Jadi dia tidak terbuka pikirannya...

Di awal-awal saya pertama kali baca buku Robert Kiyosaki,”Saya juga berpikir mana bisa, ya itu kan di Amerika, di Indonesia kan lain”, dulu saya juga berpikir seperti itu.

Ketika saya belajar Bagaimana menjadi Milyader atau Milyader dalam US$ tadi yang bisa dicerahkan dan mencerahkan. Kemudian saya berpikir : “Kenapa Tidak??” Bisa jadi.

Dalam kondisi tertentu akhirnya rahasia ini terbongkar, akhirnya saya tahu ternyata kita bisa membeli property hanya dengan uang muka, cicilannya dibayar oleh penyewanya dan masih surplus setiap bulannya.

Dan sampai akhirnya saya membuat software dan membuktikan ternyata bisa, komposisinya adalah tergantung dari berapa besar uang mukanya, berapa lama cicilannya, dan kemudian berapa banyak penerimaan kita. Kalo kita jago membuat nilai tambah, sedemikian sehingga penerimaan kita meningkat, mendadak surplusnya lebih besar dan akibatnya cicilannya jadi kecil.

Demikian juga dengan utang jika tahunnya lebih panjang makanya cicilannya lebih kecil, kalo uang mukanya lebih besar berarti cicilannya lebih kecil.

Dengan tekhnologi ini bahkan akhirnya ketemu dan dipraktekkan oleh murid-murid saya juga dan saya juga praktekkan, ternyata kita bisa beli property bahkan tanpa uang muka 120% finance by bank dan kita sewakan dan masih surplus setiap bulannya.

Contohnya : Kita beli kos-kosan, betul nilai market disitu misalnya 5 Milyar. Dan ternyata yang jual adalah kepepet sekali, bener-bener kepepet makanya dia jual. Okelah dia jual, dia mau pindah toko, baru sengketa dan kita berikan dia nilai tambah dia : “JUAL CEPAT Cari orang ygn mau beli 5 Milyar”, tapi kita ngomong “betul kita jual 5 Milyar, tapi saya bayar ke kamu hanya 4 Milyar.” tapi saya akan utang bank 5 Milyar boleh gak?” dan dijawab: “Oh boleh”

Setelah dievaluasi Bank ternyata betul Bank-nya bilang itu adalah 5 Milyar. Oke kemudian mendapat kita finance 20%, difinance oleh Bank berarti sekitar 4 Milyar.

Nah tergantung kalo bunganya berapa. Kemudian misalnya kita angsurannya 70 juta karena diangsur bunganya sekian belas persen dan angsurannya selama 15 tahun maka cicilannya plus bunga adalah 73 juta.

Ternyata bangunan yang 5 Milyar tadi itu ada sekian puluh kamar yang dikos-koskan, dan kosnya dalam kondisi penuh.

Misalkan kos tadi menghasilkan 60 Juta. Loh kan pak masih tekor “yes bisa jadi.” Tetapi kita jago membuat nilai tambah untuk kos-kosan tersebut, kita bisa dapat. Contohnya : Kita buat kita pasangin internet. Dengan kita pasangin internet, semua kamar penuh, setiap kamar ada internet. Kalo Anda tidak tertarik boleh juga ganti, tapi ini nilai tambah yang luar biasa. Hanya Rp. 10.000/ hari akibatnya satu bulan nambah Rp. 300.000/ bulan/ kamarnya. Mendadak bisa jadi surplus hasilnya.

Kemudian kita buat salon, kita buatin rumah makan atasnya kita kasih menara BTS yang disewakan oleh perusahaan-perusahaan telkom yang ada butuh banyaknya di Indonesia, atau dindingnya buat iklan. Segala macam kita buat nilai tambah, kamarnya kita tambahin AC walaupun kita modalnya 1 Juta tapi sewanya satu bulan kita bisa nambah Rp. 200, 300rb/ bulannya.

Nah sama persis, ini yang terjadi ketika kita fokus dan jago seperti ini dengan pikiran kita yang harus selalu terbuka tadi, siapa tahu bisa : mendadak kita akan temukan jalannya bisa.

Tapi kalo kita bilang “Ya tapi kalo itukan di sini.” Nah dengan “ya tapi kan begini”. Mulai BEJ lagi, dan kita tidak terbuka dan kita STOP bertindak dan tidak lakukan apa-apa, maka hasil kita jadi sedikit juga.

Jadi selalu di ilmu ke-9 ini kita harus selalu terbuka terhadap peluang-peluang dan ide-ide : Kalo dia bisa caranya gimana yah? Tepatnya bagaimana? Caranya aplikasikan di sini bagaimana? Dan sebagai akibat dari pertanyaan-pertanyaan seperti itu hidup kita akan lebih baik dengan pikiran terbuka.

.

.

Posted in , , , , , | 57 Comments

Ilmu ke-8 : WIN WIN

Lanjut sob dari tulisan yang kemaren, Yang memberi pasti menerima

Apakah maksudnya Win Win? Win-win ada 2 macam. Yang pertama adalah Win (tangan menunjuk diri sendiri), kemudian baru Win (tangan menunjuk ke orang lain).

Cukup bagus, tapi ada yang lebih bagus yaitu yang kedua : Win (tangan menunjuk ke orang lain lebih dahulu), baru Win (tangan menunjuk ke diri sendiri).

win-win solution

Salah satu contoh, ketika kita bisa memastikan orang lain Win terlebih dahulu, maka kita akan bisa menjadi Win. Jangan Win dan kita lose/kalah, tidak boleh juga. Ataupun lose lose juga tidak baik, atau kita Win orang lain lose tidak boleh juga karena akan tahan sebentar saja dan orang jadi tidak mau lagi.

Contohnya saya mempunyai teman, yang sangat-sangat luar biasa. Dia membeli tanah di suatu tempat. Tanahnya ini sudah tidak laku, dan harganya tinggi. Tapi teman saya ini punya ide untuk membuat nilai tambah luar biasa, karena uang itu sebenarnya adalah ide. Dan dia jago sekali buat ide dan dia buat orang lain merasa win terlebih dahulu, dan benar-benar Win baru kita bisa win, dan setelah itu Anda akan bisa make money, so much money.

Teman saya tadi menemukan ada tanah, harganya 1 juta US. Ini hanya sekedar contoh, tapi true story, Kisah Nyata.

Harga tanah 1 juta US dia tawar 1,2 Juta US. Orang yang ditawar berkata : sepanjang sejarah orang yang nawar itu pasti nawar lebih murah, kenapa anda nawar lebih tinggi? Saya mau 1,2 Juta, tapi 1 juta saja saya mau, kenapa anda nawar 1,2 juta?

Nah, teman saya ini berikan orang yang punya tanah ini win dahulu, baru dia minta dia win. Apa  yang dia minta? Dia bilang : “begini, Anda akan bayar 1,2 juta, walaupun 1 juta ini sangat-sangat mahal dan sudah 10 tahun juga tidak laku, saya mau tawar 1,2 juta karena saya ada pemikiran ini. Saya minta option atau haknya terlebih dahulu. Di dalam waktu satu tahun baru akan kami bayar.

Jadi maksud option-nya adalah haknya dipindahkan dulu kepada teman saya, sehingga teman saya bisa membuat gambarnya, membuat designnya dan sebagainya, dan bisa ditawarkan dan dia bisa dapat duit yang lebih banyak baru dia bayar.

Kemudian yang punya tanah bertanya :”Loh nanti kalau tidak laku bagaimana? Trus kemudian anda batal?” Lalu teman saya jawab: “kalau saya batal, apakah ada resikonya bagi Anda? Kan selama ini juga tidak laku, dan kalau laku bisa jadi 1,2 juta US atau untung 20% dalam waktu satu tahun.”

Lalu orang itu pikir-pikir: “Betul juga selama ini 1 juta tidak ada orang yang mau, tapi sekarang 1,2 dan kalau ternyata tidak berhasil, ya Nothing to lose, tidak ada ruginya, paling saya jual lagi kepada orang lain. Tapi kalau dia berhasil, saya untung 20%.” Akhirnya dia merasa Win, mendadak dia setuju untuk membuat teman saya mempunyai Hak terlebih dahulu, bahkan tanpa uang sama sekali.

Kemudian apa yang terjadi, teman saya ini menawarkan tanah kepada satu Hotel yang besar sekali karena tanahnya sangat-sangat luas. Dan Hotel ini merasa tidak suka membangun di sini, karena jauh dari keramaian walaupun tempatnya sangat-sangat indah, tapi masih sangat-sangat mentah, jadi butuh waktu untuk membangunnya.

Dan ketika dia ragu-ragu, teman saya ngomong kepada yang punya hotel : Tenang saja, kamu datang dulu ke tempatnya, lihat saja. Dan begini, dari gambar, nanti kamu boleh pilih tempatnya, entah berapa luas selama masih masuk akal, akan kami berikan GRATIS !

Dengan kata Gratis ini, teman saya memastikan bahwa orang tadi merasa Win dulu. Dan ternyata Hotel tadi setuju, karena nama hotelnya besar dan begitu dia melihat tempat yang begitu indahnya dan dia merencanakan akan ada lapangan golf disana, dan Resortnya yang semua di tepi pantai, Pantainya akan dikeruk dan semua akan dibikin indahnya, dengan lautan yang begitu luasnya dan masih ada lumba-lumbanya dan beautiful sekali.

Akhirnya Hotel yang sangat terkenal ini setuju untuk membuka Hotel di sana. Dan ketika dia setuju untuk buka Hotel di sana, teman saya datang ke tempat orang yang memiliki Lapangan Golf yang sangat terkenal di dunia, dan dia ngomong: “Mari kita buka di sini, Hotel yang ternama dan namanya ini sudah buka loh.”

Kemudian orang  yang punya lapangan golf ini, yang jago design & terkenal sekali di seluruh dunia, dia pikir-pikir: “Mmmm... boleh sih, tapi itu belum prioritas saya.” Jawab teman saya : “Nggak apa-apa, lihat saja dulu, nanti kamu boleh kapling dulu entah berapa luas selama masih masuk akal, akan kami berikan secara GRATIS !”

Katanya : “Oh kalau gratis boleh juga”. Kemudian dia semangat, lihat dan ukur-ukur, kemudian dia minta luas tertentu, dan karena masih masuk akal, “Ok!” kata teman saya dan dikasih gratis.

Apa yang terjadi? Valuasi marketnya seketika naik dari 1 juta US jadi 6 juta US. Kemudian dia kapling dan dia jual sebagian, dan uangnya dia bayarkan kepada pemilik tanah sejumlah 1,2 juta US. Kemudian ketika dia develop, duitnya dia masukin. Dan ketika Hotelnya mulai develop, mendadak harga tanah di area Resort/ daerah tadi naik jadi 50 juta US. Tanpa Uang....!

Jadi ketika kita memastikan Orang lain Win, dan kita Win, ILmu ini adalah sangat-sangat mencerahkan, membuat orang lain sangat kaya, membuat orang lain sangat bahagia, hidupnya lebih mudah, dan inilah yang harus kita tempuh : Win and Win, orang lain pastikan dulu Win, baru kita pastikan diri kita juga Win.

.

.

pict from : ummatipress

Posted in , , , , | 42 Comments

Yang Memberi... Pasti Menerima !

Lanjut sob, ke ilmu ke tujuh dari 24 Ilmu Milyadernya Tung Desem Waringin.

Kedengarannya adalah kontroversial: Loh kok memberi, pasti menerima. Ketika saya paham ilmu ini, saya bisa mendapatkan kekayaan dengan sangat cepat, bahwa semakin banyak kita memberi nilai tambah, kita akan semakin banyak menerima uang. Semakin kita banyak memberi nilai tambah kepada banyak orang sekaligus yaitu dengan menggunakan faktor kali, maka kita akan mendapatkan uang lebih banyak dengan lebih cepat.

Ilmu saya adalah semakin banyak memberi, semakin banyak menerima. Ketika kita fokus membuat orang mendapatkan benefit, akhirnya kita akan mendapatkan manfaat dan kita akan mendapatkan benefit berikutnya. Di dalam ajaran agama Islam  juga diajarkan bahwa semakin banyak kita memberi (sedekah), maka uang kita bukannya habis malah akan semakin bertambah. Inilah kuasa Tuhan.

Dalam hidup ini kita harus selalu buat nilai tambah, dan semakin banyak nilai tambahnya, yang tidak pernah terjadi di dalam perusahaan yang lain, ataupun barang-barang atau jasa yang lain, maka ketika Anda jual dengan harga yang layak, Anda bisa mendapatkan benefit yang luar biasa.

Sekali lagi saya kasih contoh nyata dari buku Financial Revolution, saya sertakan 2 CD Audio sebagai nilai tambah, kemudian saya tambah lagi dengan seminar gratis, saya memberikan something yang lebih, yang tidak pernah terjadi sepanjang sejarah penerbitan Indonesia.

Sungguh tidak heran ketika buku tersebut jadi best seller, karena saya buat nilai tambah yang begitu luar biasanya. Dan saya juga gunakan faktor kali, gunakan penerbit yang sangat-sangat bagus, kemudian toko buku yang sangat-sangat bagus, menggunakan Mass Media untuk mengumumkan nilai tambahnya, karena percuma kalau nilai tambah begitu besarnya, tetapi ternyata tidak ada orang yang tahu, karena mereka tidak akan mengejar dan memberikan uangnya kepada saya.

FOKUS : Selalu beri nilai lebih dari yang kita terima. Kalau kita hanya menerima 100, dan juga kita memberikan hanya senilai 100, berarti kita pas dan layak untuk tidak naik gaji. Kalau kita mau mendapatkan banyak, kiata harus beri lebih banyak lagi.

.

.

Posted in , , , , , | 20 Comments

Ilmu ke-6 Cara Menjadi Milyader

Lanjut sob, ke ilmu ke-6 setelah kemarin tentang BEJ.

Ilmu ke-6 : Alam Semesta Itu Berlimpah, Tidak Ada Kekurangan, Kecuali di Dalam Pikiran Anda Sendiri.

Apa maksudnya? seperti di kitab suci, baik agama Kristen maupun Islam, disana disebutkan ketika Nabi Abraham atau Nabi Ibrahim mau mengorbankan salah satu anaknya (Ismail) dan diganti domba oleh Tuhan pada waktu itu, disebutkan bahwa “mulai hari ini engkau dan anak cucumu akan hidup berkelimpahan.” That is True! Itu adalah Kebenaran.

Alam semesta begitu berlimpahnya, begitu luar biasanya. Laut begitu banyak ikannya, hutan-hutan begitu banyak hasil alamnya, matahari berlimpah, tidak ada kekurangan kecuali dalam pikiran kita sendiri. Banyak sekali orang yang merasa kekurangan energi, minyak habis.

Coba lihat di sekitar kita, sekarang teknologi dengan pikiran kita bisa menemukan teknologi tenaga surya, yang makin hari makin murah, dan kemudian juga teknologi bahan bakar dengan menggunakan air (H2+O), dan kemudian yang terjadi adalah sisa pembuangannya adalah air.

Begitu berlimpahnya tenaga yang ada di sekitar kita, dan alam semesta yang begitu berkelimpahan, sekali lagi yang membatasi hanya pikiran kita sendiri.

Dikatakan oleh rekan saya yang sangat-sangat kaya, Robert Kiyosaki, dia ngomong begini, bahwa kekayaan di alam semesta ini seperti samudra yang begitu luasnya, yang tidak akan habis-habisnya kalau kita ambil karena masih akan ada hujan, masih ada air sungai, masih ada air tanah yang akhirnya kembali ke kekayaan tadi.

Dan dikatakan oleh Robert Kiyosaki bahwa tolong dipastikan ketika kita ngambil air dari samudra tadi atau mengambil kekayaan tadi, Please deh… setidaknya Anda bawa ember, Ember itulah pikiran Anda. Jangan mengambil dengan sendok teh, karena kalau Anda ambil dengan sendok teh, nanti cucu anda akan omong: loh kok Anda dari jaman dulu tidak kaya-kaya, karena Anda bawanya pake sendok teh sih…

Nah, sendok teh ini adalah pikiran kita, kalau pikiran kita sekecil sendok teh maka kekayaan kita adalah sesendok teh. Jadi terserah kita ambil dari samudera pakai apa, pakai sendok teh, dia akan tetap ada banyak, pakai ember dia juga tetap ada banyak, selama kita membuat nilai tambah. Pake container, pake pompa, demikian banyak bahkan ratusan lalu kita sedot, tetap saja kekayaan itu ada selama kita membuat nilai tambah.

mengembangbiakkan kekayaanSeperti cerita tadi di awal, inspirasi dari nabi Abraham, yang bagaimana dia mengubah 2 kambing jadi 10 kambing, karena dia buat nilai tambah. Gandum 1 genggam menjadi berpuluh-puluh kilogram, kilogram menjadi berpuluh-puluh ton bibitnya, karena dia membuat nilai tambah. Jadi selama Anda membuat nilai tambah sedemikian banyak dan mengambil kekayaan di alam semesta ini, Anda akan tetap berkelimpahan.

.

.

pict from : wanharwan

Posted in , , , , , | 29 Comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...